9 Kebiasaan Hidup Sehat Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur dan Sehat, Wajib Ditiru!

Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Banyak orang Jepang bisa hidup sehat hingga usia lanjut, bahkan tetap aktif secara fisik dan sosial. Fenomena ini bukan terjadi secara kebetulan. Selain faktor genetik, gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan masyarakat Jepang.

Berbeda dengan pola hidup modern yang serba cepat dan penuh stres, orang Jepang cenderung menjalani hidup dengan ritme yang lebih seimbang. Mereka menjaga pola makan, aktif bergerak, dekat dengan alam, dan memiliki hubungan sosial yang kuat. Inilah kombinasi kebiasaan yang terbukti membantu menjaga kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang.

Berikut ini 9 kebiasaan hidup sehat orang Jepang yang dipercaya membuat mereka berumur panjang dan tetap bugar, dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.


1. Menerapkan Prinsip Hara Hachi Bu

Salah satu kebiasaan paling terkenal dari Jepang adalah hara hachi bu, yaitu prinsip makan hingga 80% kenyang. Artinya, mereka berhenti makan sebelum benar-benar merasa penuh.

Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko makan berlebihan, menjaga berat badan tetap ideal, serta memperbaiki proses pencernaan. Dengan memberi ruang di perut, tubuh memiliki waktu lebih baik untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi secara optimal.

Penelitian juga menunjukkan bahwa makan secukupnya dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.


2. Menjalani Hidup dengan Konsep Ikigai

Ikigai adalah konsep hidup orang Jepang yang berarti alasan untuk bangun setiap pagi. Ini bisa berupa pekerjaan, hobi, keluarga, membantu orang lain, atau sekadar melakukan hal kecil yang membuat bahagia.

Dengan memiliki tujuan hidup, seseorang akan lebih termotivasi, berpikir positif, dan tidak mudah stres. Orang Jepang percaya bahwa hidup yang bermakna dapat memperpanjang umur karena pikiran yang sehat akan berdampak langsung pada kondisi tubuh.

Ikigai tidak harus sesuatu yang besar, justru kebahagiaan dari hal sederhana inilah yang membuat hidup terasa lebih ringan dan menyenangkan.


3. Rutin Meminum Teh Hijau

Teh hijau sudah menjadi bagian dari budaya Jepang sejak ratusan tahun lalu. Minuman ini kaya akan antioksidan polifenol yang berfungsi melawan radikal bebas.

Manfaat rutin minum teh hijau antara lain:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengurangi peradangan
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Membantu meningkatkan mood

Orang Jepang biasanya mengonsumsi teh hijau tanpa gula atau pemanis tambahan, sehingga manfaat kesehatannya tetap maksimal.


4. Mengonsumsi Rumput Laut Secara Teratur

Rumput laut seperti nori, wakame, dan kombu hampir selalu hadir dalam menu makanan Jepang. Bahan ini kaya akan mineral, serat, protein, dan omega-3 yang baik untuk tubuh.

Manfaat rumput laut antara lain:

  • Menjaga kesehatan otak
  • Mendukung fungsi tiroid
  • Membantu pencernaan
  • Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Tak heran jika Jepang menjadi salah satu negara dengan konsumsi rumput laut tertinggi di dunia.


5. Gemar Mengonsumsi Seafood

Orang Jepang sangat mengandalkan ikan dan makanan laut sebagai sumber protein utama. Mereka rata-rata mengonsumsi seafood hampir setiap hari, baik dalam bentuk sushi, sashimi, sup, atau masakan rumahan.

Ikan mengandung:

  • Protein tinggi
  • Lemak sehat (omega-3)
  • Rendah kolesterol

Pola makan ini terbukti membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan otak hingga usia tua.


6. Melakukan Forest Bathing (Shinrin-Yoku)

Shinrin-yoku atau forest bathing adalah kebiasaan menyatu dengan alam, khususnya hutan. Aktivitas ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi benar-benar melibatkan pancaindra untuk merasakan alam.

Manfaat forest bathing antara lain:

  • Menurunkan stres
  • Menstabilkan tekanan darah
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Menenangkan pikiran

Dengan sering berinteraksi dengan alam, orang Jepang mampu menjaga kesehatan mental dan emosional dengan lebih baik.


7. Gemar Berjalan Kaki

Berjalan kaki sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Transportasi umum yang baik dan lingkungan ramah pejalan kaki membuat aktivitas ini sangat umum.

Tanpa disadari, kebiasaan berjalan kaki:

  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Membakar kalori secara alami
  • Menjaga kekuatan otot dan sendi

Inilah salah satu alasan mengapa tingkat obesitas di Jepang tergolong sangat rendah.


8. Mengonsumsi Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti miso, natto, tsukemono, dan kecap sangat populer di Jepang. Makanan ini mengandung probiotik alami yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Manfaat makanan fermentasi:

  • Menyeimbangkan bakteri baik di usus
  • Meningkatkan sistem imun
  • Membantu penyerapan nutrisi

Kesehatan usus yang baik berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.


9. Menjaga Lingkaran Sosial yang Sehat

Orang Jepang sangat menghargai kebersamaan dan komunitas. Mereka rutin berkumpul, berbincang, minum teh, dan saling berbagi cerita, terutama di usia lanjut.

Hubungan sosial yang baik terbukti:

  • Mengurangi risiko depresi
  • Meningkatkan kebahagiaan
  • Memperpanjang umur

Interaksi sosial membuat seseorang merasa dihargai, dibutuhkan, dan tidak merasa sendirian.


Kesimpulan

Panjang umur dan kesehatan orang Jepang bukan hasil dari satu faktor saja, melainkan kombinasi pola makan seimbang, aktivitas fisik ringan, kesehatan mental, dan hubungan sosial yang kuat. Kebiasaan-kebiasaan ini sebenarnya sederhana dan bisa diterapkan oleh siapa saja.

Mulai dari makan secukupnya, rutin bergerak, hingga menjaga pikiran tetap positif—semua bisa menjadi langkah kecil menuju hidup yang lebih sehat dan panjang umur.

Scroll to Top